Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

KKL Arsitektur UMS 2025: Eksplorasi Arsitektur dan Sejarah Kota Da Nang, Vietnam

Fika Annisa S., Editor: Sholahuddin
Sabtu, 8 Maret 2025 11:09 WIB
KKL Arsitektur UMS 2025: Eksplorasi Arsitektur dan Sejarah Kota Da Nang, Vietnam
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik UMS saat berada di Vietnam. (Humas).

VIETNAM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 18 mahasiswa semester VI dan satu osen pembimbing. Kegiatan ini berlangsung 16-23 Februari 2025 di Vietnam, tepatnya kota Da Nang.

Rombongan dari Arsitektur UMS ini dinamai dengan Kelompok Pesut. Kelompok Pesut mengunjungi beberapa destinasi di Kota Da Nang. Beberapa tempat yang dikunjungi oleh kelompok ini merupakan lokasi bersejarah, bangunan modern, hingga tempat ibadah, antara lain: Hotel Chicland, Son Tra Exhibition Center, Pagoda Linh Ung, Love Bridge, Dragon Bridge, Marble Mountain, Coconut Forest Basket Boat, Hoi An Ancient Town (UNESCO Site), Pasar Tradisional Han dan Ba Na Hills. Selain berkunjung, kelompok Pesut juga melakukan pengamatan di Kota Da Nang.

Perjalanan selama kurang lebih satu minggu tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh Kelompok Pesut. Banyak hal yang dapat diambil dan dipelajari yang kemudian dapat diterapkan untuk studi arsitektur.  Dosen Arsitektur FT UMS, Muhammad Siam Priyono N.   sekaligus menjadi dosen pendamping KKL Kelompok Pesut yang pergi ke kota Da Nang, Vietnam menyampaikan perjalanan KKL ini menjadi Pengalaman berharga bagi mahasiswa. “Bepergian bersama ke luar negeri di mana sebagian urusan perjalanan diatur secara mandiri. Mahasiswa juga mendapatkan banyak referensi arsitektural dan pengalaman baru dalam hal komunikasi, budaya, pemilihan makanan halal dan kegiatan ibadah,” ujarnya Jumat (7/3/2025).

Salah satu destinasi yang dikunjungi oleh kelompok Pesut adalah Ba Na Hills.  Ba Na Hills merupakan salah satu indoor theme park yang berada di Bukit Ba Na. Keunikan dari tempat ini adalah untuk menuju destinasi Ba Na Hills wisatawan diharuskan menaiki Cable Car. Cable Car di Ba Na Hills merupakan cable car dengan lintasan terpanjang di Asia dengan panjang 5.771 m dan ketinggian antara stasiun keberangkatan dengan kedatangan adalah 1.368 m. Perjalanan menggunakan cable car memakan waktu 10-15 menit.  Selain itu, salah satu kawasan yang dipilih untuk menjadi destinasi kelompok Pesut adalah Hoi An. Hoi Ann merupakan Kawasan permukiman China tertua ketiga di Dunia. Hoi An merupakan kawasan China yang berada di sungai Thu Bon. Kawasan China ini menjadi salah satu daerah wisata yang sangat diminati oleh turis mancanegara.

Menyimpan Banyak Cerita

Di sana terdapat bangunan yang sudah ada sejak dahulu. Bentuk ornamentasi dan struktur yang masih terjaga serta menyimpan banyak cerita atau story dari bangunan tersebut. Terdapat banyak hal menarik yang dapat dilakukan dan dijelajahi dari kawasan ini mulai dari makanan, kegiatan, hingga budaya.

Chicland Hotel dipilih menjadi objek pengamatan oleh Kelompok Pesut. Chicland Hotel merupakan sebuah hotel yang berada di depan pantai. Bangunan ini sangat memanfaatkan potensi landscaping dari pantai My Khe yang sangat indah. Keunikan dari hotel ini adalah pemandangan dari bangunan Chicland karena menggunakan konsep vertical garden yang sangat menarik dan didukung dengan sistem smart building yang modern.

Ketua Pelaksana KKL UMS, Muhammad Abdan Syakuro, juga menyampaikan kesan dan pengalaman yang didapatkan selama mengunjungi Vietnam.  “Kota Da Nang terasa sangat menyenangkan, asik, dan hidup. Banyak ruang-ruang publik yang digunakan oleh orang lokal maupun wisata mancanegara, mereka banyak melakukan aktivitas seperti jalan kaki, jogging, olahraga, dan mengobrol. Belajar banyak budaya, kebiasaan masyarakat vietnam yang menyenangkan dan sangat ramah kepada turis-turis,” paparnya.

KKL ini diharapkan dapat menjadi sarana belajar, memahami dan mengerti pengalaman ruang secara langsung di lokasi objek amatan, selain itu ilmu yang sudah didapatkan dapat diterapkan pada bidang arsitektur di Indonesia. Acara ini juga merupakan bekal bagi rombongan mahasiswa Arsitektur FT UMS guna melanjutkan pembelajaran STUPA-6 untuk menyelesaikan tugas STUPA dengan tema Envisioning Surakarta Beyond 2045.

Berita Terbaru

Disertasi Doktor UMS Tawarkan Model Bi-Rahmah sebagai Solusi Pencegahan Bullying

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan riset yang berorientasi pada penyelesaian persoalan pendidikan. Siti Rahmawati resmi meraih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam...

Pustakawan UMS Presentasikan Inovasi IMAM di University Malaya Malaysia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti studi banding ke Malaysia yang diselenggarakan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI)...

Pengabdian Masyarakat, Program Studi Profesi Psikolog UMS Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Siswa SMP

KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema kesehatan mental bagi siswa baru...

Program Profesi Psikolog UMS Sampaikan Psikoedukasi di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura

KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema “Membangun Muhjitos Team yang...

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...

Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...

UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...

UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....

UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...

Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...