Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Majelis/Lembaga

Panahmu Kota Solo Gelar Pelatihan Wasit dan Pelatih Panahan

Yuli Ekowati, Editor: Sholahuddin
Minggu, 3 November 2024 05:18 WIB
Panahmu Kota Solo Gelar Pelatihan Wasit dan Pelatih Panahan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Salah satu peserta Pelatihan Pelatih dan Wasit Panahan tengah praktik memanah di Balai Muhammadiyah Kota Solo, Jumat (1/11/2024). (Istimewa).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak kurang lebih 75 peserta mengikuti pelatihan pelatih dan wasit panahan tingkat dasar di Balai Muhammadiyah, Jl. Teuku Umar No. 5 Keprabon, Kota Solo, Jumat (1/11/2024). Kegiatan ini diprakasai oleh komunitas PanahMU (Panahan Muhammadiyah) di bawah naungan LSBO (Lembaga Seni Budaya dan Olahraga) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo.

Tema yang diambil pada kegiatan tersebut adalah “No Safety No Archery”. Pelatihan tersebut juga dihadiri oleh beberapa tamu undangan, antara lain Sekretaris PDM Kota Solo, Rochani. Pada sambutannya, Rochani, sangat apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh PanahMU. Dia berpesan untuk senantiasa ber-fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan melalui olahraga.

Ketua LSBO PDM Kota Solo, Pujinta, dalam sambutannya menyampaikan,  salah satu program dari PanahMU adalah mengenalkan olahraga panahan di sekolah – sekolah  Muhammadiyah se-Kota Solo. Untuk memenuhi standar minimal pelatih panahan,  maka PanahMU di bawah naungan LSBO mengadakan pelatihan pelatih dan wasit panahan tingkat dasar. “Harapannya dengan diadakannya latihan ini dapat mencetak seorang pelatih panahan yang berkompeten di lingkungan Muhammadiyah,” jelasnya.

Keamanan adalah hal yang paling utama diperhatikan saat memanah. Maka dari itu pelatihan mengambil tema “No Safety No Archery”. Hal tersebut berarti “tidak aman,  tidak akan memanah”. Pelatihan diisi oleh dua narasumber. Narasumber pertama adalah Coach Idya Putra Harjiato atau sering disapa Coach Ide. Narasumber yang kedua adalah Coach Fauzul Muflih Darmawan.

Coach Ide menyampaikan, induk organisasi yang menaungi panahan adalah FITA (Federtion Internationale de tir A’Lare), Perpani (Persatuan Panahan Indonesia 12 Juli 1953 – Sri Paku Alam VIII di DIY), World Archery (4 September 1931 – Lwow, Polandia/Lviv, Ukraina). Selain itu, Coach Ide juga memaparkan, seorang atlet harus menempa fisiknya sebelum berlatih teknik. Latihan fisik sederhana untuk pemula panahan yaitu, plank 30 detik X 4 = 2 menit. Pushup 50% dari kekuatan maksimal. Sit up 50 dari kekuatan maksimal, senam busur, stretching band, jogging 15 menit dan variasi lainnya. Pada pelatihan panahan tingkat dasar Coach Ide menjelaskan, ada sembilan langkah teknik dasar memanah anatara lain, yaitu stand, set-up, drawing, anchoring, extending, aiming, back tention, release, follow through.

Para peserta sangat antusias menyimak pemaparan yang disampaikan oleh narasumber. Novita Ariyanti, salah satu perserta pelatihan dari Kota Sragen, mengungkapkan, manfaat mengikuti pelatihan pelatih dan wasit panahan tingkat dasar sangat besar. Pada pelatihan ini dipaparkan beberapa teori yang harus dikuasai oleh seorang pemanah maupun pelatih.

Selain teknik dasar panahan peserta juga mendapat materi tentang wasit panahan. Coach Fauzul memaparkan terkait filosofi wasit. Beberapa filosofi wasit antara lain; pengetahuan mengenai rules, judgement atau penilaian, membangun kepercayaan, staying calm, kooperatif dan pemenuhan tugas.

Harus Sesuai Ketentuan

Penilaian atau judgement harus sesuai dengan rules dan ketentuan yang berlaku. Judge juga bersifat protektif, memberikan keuntungan bagi atlet apabila ragu dalam mengambil keputusan, bersifat adil. Seorang wasit harus bisa bersifat adil terhadap semua atlet dan harus bersifat netral.

Para peserta Pelatihan Pelatih dan Wasit Panahan tengah menyimak materi dari narasumber. (Istimewa).

Dia menjelaskan, setiap sebelum event selalu diadakan technical meeting. Pada technical meeting biasanya memaparkan technical hand book. Technical hand book disusun dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan sesuai rules berlaku. Seorang wasit, jelasnya, harus staying calm yaitu harus bisa mengontrol emosi, selalu tersenyum, bisa membedakan pada saat situasi serius atau santai dan tidak perlu tegang saat bertugas. Seorang wasit panahan selalu membawa alat – alat saat memimpin jalannya perlombaan, antara lain; stopwatch, peluit, lup atau kaca pembesar, jangka sorong, dan meteran.

Pada penghujung acara peserta diajak praktik secara langsung. Peserta diajak untuk mencoba menerapkan ilmu yang telah didapatkan selama pelatihan. Peserta maju satu persatu praktik sebagai pemanah maupun menjadi seorang judge. Saat ada yang maju sebagai pemanah, peserta yang lainnya akan mengobservasi teknik yang digunakan oleh pemanah itu.

Ketua Panitia Pelatihan, Fitra Wibawa Kusuma, mengungkapkan sangat senang atas keberhasilan acara pelatihan tersebut. Target awal jumlah peserta hanya 40 orang, namun akhirnya jumlah peserta pelatihan bisa mencapai kurang lebih 75 peserta. Fitra mengungkapkan keberhasilan yang telah tercapai berkat kerja sama yang solid anggota-anggota PanahMU Kota Solo. “Semoga kedepannya bisa melaksanakan kegiatan pelatihan pelatih dan wasit sebagai tahapa lanjutan dari kegiatan yang telah dilaksanakan pungkasnya,” jelasnya.

Berita Terbaru

Pengkaderan Berkemajuan Tidak Harus Mahal

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pengkaderan Muhammadiyah yang berkemajuan tidak harus mahal. Hal itu diungkapkan Ketua Majelis Pembina Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo,...

Muhammadiyah Dorong Kesatuan Waktu Ibadah Lewat KHGT

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Gagasan penyatuan kalender Hijriah terus mengemuka dalam diskursus umat Islam global. Salah satu konsep yang kini dikembangkan adalah Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebuah...

PP Muhammadiyah Tunjuk UMS Kembangkan Infrastruktur Geospasial Persyarikatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menugaskan Biro Pengembangan Organisasi (BPO) untuk melaksanakan rapat koordinasi dengan Rektor dan Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)...

Prodi PAI UMS adakan Pelatihan Deep Learning untuk Guru ISMUBA Sekolah Muhammadiyah di Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam rangka mendukung pengembangan kompetensi guru di bidang teknologi, Majelis Pendidikan Kota Solo bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama...

Cetak Siswa Berpikir Komputasional, Pujiono Bekali Guru dengan Koding dan AI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pujiono, narasumber sekaligus anggota Tim Fasilitator Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menegaskan penguasaan koding dan kecerdasan artifisial (AI) merupakan bekal penting bagi...

Rapat Pleno PWM Jateng 2025 di UMS Ulas Konsolidasi dan Peluang Pengembangan Program

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Rapat Pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu, (19/11/2025). Pertemuan digelar di Ruang Rapat Badan Pembina...

Sinergi UMS-MPKSDI PP Muhammadiyah, Kuatkan Kapasitas Instruktur dan Fasilitator Baitul Arqam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Coaching TIM Instruktur & Fasilitator Baitul Arqam UMS. Kegiatan yang digelar...

Agus Taufiqurahman Buka Bimtek Pembelajaran Koding dan AI Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial, Rabu (12/11/2025) di Hotel Mercure Solo...

Rakornas MPKSDI di UMS Susun Gagasan Baru Sekolah Kader Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Rakornas dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai tuan rumah. Dalam Rakornas...

Mafindo-MPI PDM Solo Berkolaborasi Selenggarakan Pelatihan Cek Fakta

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) menggandeng Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPI PDM) Kota Solo menyelenggarakan Pelatihan Periksa Fakta, Storytelling dan Penggunaan AI,...

Majelis Tablig PDM Solo Kupas Gerakan Ilmu sebagai Wujud Islam Berkemajuan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo menyelenggarakan kajian internal bersama Korps Mubalig Muhammadiyah (KMM) pada Jumat (5/9/2025) malam. Kegiatan yang dihadiri 15 peserta...

FGM Boyolali Rapat Koordinasi Bahas Workshop Joyful Learning

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali melaksanakan rapat koordinasi di SD Muhammadiyah PK Boyolali, Rabu, 3 September 2025. Rapat dipimpin Sekretaris FGM, Dwitya Nadia...

Leave a comment