
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Dai Pengabdian Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa, 8 Oktober 2024 secara daring melalui Zoom Meeting.
Bimtek ini diselenggarakan agar para dai pengabdian Pondok Shabran UMS bisa meningkatkan keterampilan juga persiapan untuk dakwah, khususnya dakwah komunitas. Selain itu, LDK memperkenalkan system pelaporan dan reportase secara nasional dan dokumentasi dakwah.
Bimtek Dai Pengabdian Pondok Shabran UMS dihadiri oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, dan Wakil Sekretaris LDK PP Muhammadiyah, Tohirin Sanmiharjo. Kegiatan ini dipandu moderator yakni Wakil Bendahara LDK PP Muhammadiyah, Kamarul Zaman.
Bimtek diawali materi terkait pengenalan lebih dengan LDK Muhammadiyah. Ketua LDK PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa dakwah komunitas bukanlah hal yang baru dalam Persyarikatan Muhammadiyah.
“Dakwah komunitas yang sebelumnya Bernama dakwah khusus bukanlah hal yang baru bagi Persyarikan Muhammadiyah, bahkan merupakan cikal bakal dari Gerakan dakwah hingga sekarang ini,” jelasnya. Arifin menambahkan sekilas terkait sejarah dakwah dalam Persyarikatan Muhammadiyah. Sejak Muktamar ke-39 Padang Muhammadiyah dengan tegas mendeklarasikan konsep dakwah komunitas.
“Jadi, seiring berjalannya waktu, tepat pada Muktamar Muhammadiyah ke-39 di Padang 1974, dengan tegas dan jelas, Muhammadiyah mendeklarasikan konsep dakwah masa kini, yaitu dakwah komunitas,” tambahnya.
Orang Beruntung
Wakil Sekretaris LDK PP Muhammadiyah, Tohirin Sanmiharjo, menjelaskan menjadi dai merupakan bagian dari orang yang beruntung. “Teman-teman bagian daripada orang yang beruntung, akan berangkat ke tempat perjuangan yang disana kita akan mendapatkan pengalaman yang sangat banyak dan menempa diri menjadi seorang dai yang sesungguhnya,” ungkap Tohirin.
Untuk mengawali pengabdian, Tohirin mengingatkan harus kembali dengan niat yang tulus untuk berdakwah. Perjuangan harus dilalui dengan niat pengabdian yang tulus. “Ini bukan hanya sekedar tugas, tapi ini adalah tugas dihadapan Allah. Ketika melesat kesana (tempat pengabdian) maka sudah harus sepenuh hati,” jelasnya.
Tohirin menggarisbawahi bahwa keterampilan berkomunikasi dengan masyarakat juga merupakan hal yang penting. Demikian juga tampilan attitude kepada masyarakat pun harus yang baik ditampilkan. “Skill komunikasi teman-teman itu harus dikuasai. Harus menampilkan attitude yang baik, komunikasi menjadi kunci pertama agar membuat orang senang,” Tohirin menjelaskan.
Sebelum mengakhiri materinya, Tohirin menyampaikan beberapa kompetensi yang harus dimiliki para dai. Seperti menguasai materi, memahami karakteristik kelompok orang-orang dan mampu mengelola komunitas.
Sebelum ditutup, diadakan sesi tanya jawab dan diskusi mengenai LDK Muhammadiyah. Risdi, salah satu dai pengabdian Pondok Shabran menanyakan terkait target-target dari LDK kepada para dai pengabdian Pondok Shabran UMS ketika bertugas selama 1 tahun.
Ketua LDK PP Muhammadiyah, Arifin menyampaikan tidak ada target secara khusus. Namun, para dai pengabdian Pondok Shabran UMS memiliki target agar bisa menjadi teladan ditempat pengabdian. Mendidik dan membina warga setempat dengan ajaran islam yang baik dan benar.
“Menjadi contoh kepada mualaf bahwa orang islam itu orang yang enak dipandang, enak dilihat. Dai LDK hadir memperlihatkan dakwah islam yang menggembirakan, dakwah yang mencerahkan. Tidak sampai kepada memaksa orang lain untuk masuk islam,” tutupnya.
Kajian Ngeteh PCPM Kota Bengawan: Dari Jamaah Merajut Ukhuwah….
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan, Kota Solo, kembali menggelar Kajian Ngeteh: Ngaji Entuk Hikmah dengan mengusung tema “Dari Jamaah Merajut Ukhuwah”, Sabtu...
Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...
IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...
Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...
Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...
Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...
Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...
KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...
Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...
Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...
Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...






