Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Analisis Berita

Media Afiliasimu dan Agenda Muhammadiyah

Sholahuddin, Editor: Sholahuddin
Selasa, 10 September 2024 21:37 WIB
Media Afiliasimu dan Agenda Muhammadiyah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Direktur TvMU, Makroen Sanjaya (pegang mik), saat berbagi praktik baik bersama perwakilan Media Afiliasimu. (Sholahuddin).

Para pengelola media yang tergabung pada Media Afiliasi Muhammadiyah (Afiliasimu) sepakat menjadikan medianya sebagai ujung tombak penyebaran agenda dan informasi persyarikatan.  Pada Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah ke-2 di Edutorium UMS pada Sabtu-Minggu (24-25/8/2024), salah satu keputusannya adalah membentuk tim agenda setting. Tim akan merekomendasikan tema-tema tertentu untuk diangkat di Media Afiliasimu pada momen tertentu pula.

Adhimurti Citra Amalia pada artikelTeori Agenda Setting dan Framing dalam Media Relations” di situs binus.ac.id menjelaskan, teori agenda setting pertama kali dikemukakan Maxwell McCombs dan Donald Shaw pada 1972 dalam studi klasik mereka tentang pemilihan presiden di Chapel Hill, North Carolina. Menurut teori ini, media tidak hanya melaporkan fakta, tetapi juga memainkan peran kunci dalam menentukan isu-isu mana yang dianggap penting oleh masyarakat. Media punya kekuatan “mengatur agenda” publik dengan memprioritaskan isu-isu tertentu.

Dalam konteks ini, Muhammadiyah sangat berkepentingan mengusung agenda setting sesuai agenda-agenda persyarikatan guna memengaruhi agenda publik. Agenda setting Muhammadiyah bertujuan menjaga wacana publik sesuai “kepentingan” persyarikatan untuk membangun masyarakat yang berkeadaban.  “Dengan tim maka Media Afiliasimu bisa mengangkat isu-isu yang sama pada momen tertentu, misalkan November nanti ada momentum Sidang Tanwir Muhammadiyah,” jelas Koordinator Media Afiliasimu,  Muhtarom, saat menyampaikan kesimpulan jambore.  Tim akan secara rutin mengusulkan tema-tema di grup whatsapp Media Afiliasimu. Tim bisa juga menyampaikan bahan-bahan berita, foto, maupun dokumen-dokumen lain untuk memperkaya berita di Media Afiliasimu.

Mengangkat isu yang sama menjadi penting karena mereka telah menasbihkan diri sebagai media yang berafiliasi ke Muhammadiyah. Mereka punya kewajiban moral sebagai media branding ideologi persyarikatan. Termasuk bertanggung jawab memenangkan “pertarungan wacana” di ruang publik. Tentu dengan menyajikan informasi yang berkemajuan. Di era digital seperti saat ini, pertarungan wacana menjadi penting agar Muhammadiyah bisa menjadi trendsetter dalam isu-isu publik. Namun, yang perlu dicatat, setiap pengelola Media Afiliasimu tetap independen untuk membingkai pemberitaan sesuai sudut pandang masing-masing.

Gerakan dari Bawah

Menurut Muhtarom, Media Afiliasimu merupakan gerakan bersama buttom up (dari bawah) media-media yang berafiliasi dengan persyarikatan. Media tersebut tidak selalu berhubungan secara organisatoris dengan Muhammadiyah. Media bisa saja didirikan oleh individu-individu yang punya ikatan ideologis dengan Muhammadiyah. Dalam pemberitaan, mereka menyedikan ruang untuk berita-berita persyarikatan, selain berita-berita umum lainnya.

Menurut catatan muhammadiyahsolo.com, Jambore Media Afiliasimu ke-1 juga diselenggarakan di kampus UMS, 22-24 Juli 2022, menjelang Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48 di Solo. Ada delapan poin kesepakatan di jambore ini. Selain berkomitmen sebagai media untuk diseminasi kabar muktamar, peserta bersepakat saling berbagi konten antar-Media Afiliasimu. Forum mendorong para jurnalis mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) untuk meningkatkan sekaligus menguji kompetensi mereka sebagai jurnalis.

Peserta Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah ke-2 saat berfoto bersama di depan Monumen Pers Solo. (Istimewa).

Pada Jambore Media Afiliasimu ke-2, selain soal tim agenda setting, peserta jambore juga membentuk semacam “bank berita” di grup WA. Anggota grup diharapkan tidak hanya share link (membagikan tautan) berita, melainkan bisa membagi teks beritanya, foto, dokumen maupun informasi lainnya. Dengan demikian anggota grup bisa mengemas bahan-bahan berita itu sesuai kebijakan redaksional masing-masing. Keputusan lainnya, jambore menyepakati wawancara doorstop virtual secara rutin untuk isu-isu menarik.  Tim Media Afiliasimu akan menghadirkan narasumber secara daring untuk tema-tema tertentu. Jurnalis Media Afiliasimu bisa langsung tanya jawab dengan narasumber.

Pada jambore yang dihadiri 70 peserta dari berbagai daerah di Tanah Air ini, pengurus Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Roni Tabroni, meringkas kesimpulan jambore menjadi tiga penguatan. Pertama, perlu penguatan kelembagaan Media Afiliasimu. Perlu pemikiran agar media yang berafiliasi di Muhammadiyah ditopang kelembagaan resmi sesuai perundang-perundangan. Dalam forum mengemuka dorongan agar media Muhammadiyah punya badan hukum sesuai Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Umumnya media Afiliasimu masih berbentuk media komunitas yang tidak berbadan hukum.

Kedua, penguatan SDM jurnalis. Tabroni mendorong jurnalis memiliki standar jurnalis sesuai ketentuan Dewan Pers melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).  Pada forum tersebut, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) selaku Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan siap menguji para jurnalis di Media Afiliasimu. Ketiga, penguatan ekonomi. LabMU, perusahaan milik persyarikatan yang bergerak di ranah digital, telah membangun ekosistem bisnis media melalui Ads-Mu. Sistem ini untuk mempertemukan antara pengiklan dengan Media Afiliasimu secara digital.  “Kalau tiga hal ini ada dalam Media Afiliasimu, maka akan membuat media itu [Media Afiliasimu] sehat,” tegas Tabroni.

Sehat secara konten, sehat secara bisnis. Semoga…

Berita Terbaru

Pemuda Muhammadiyah Kota Bengawan Gelar Festival Ramadan #3, Bukti Geliat Ekonomi dan Dakwah

Sinergi apik tercipta di lingkungan Masjid Nurul Hidayah pada Rabu (18/02/2026) yang penuh berkah. Kolaborasi strategis ini melibatkan Takmir Masjid dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah...

Langkah Besar Muhammadiyah Menyatukan Kalender Hijriyah

Muhammadiyah menorehkan sejarah dengan meluncurkan Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) per 1 Muharram 1446 H yang jatuh pada Minggu (7/7/2024). Mulai tanggal itu, Muhammadiyah menggunakan...

Pembelajaran Baik tentang Pendidikan Lingkungan Hidup di SMA Muh PK Kottabarat

Manusia hidup menetap dan tak terlepas dari lingkungan hidupnya. Lingkungan itu merupakan tempat manusia menggantungkan hidup. Seperti halnya tempat tinggal, tempat sumber makan, hingga menjadi...

Leave a comment