Maos Corner, Kampanye Literasi SMA Muh PK di CFD Solo

Budaya literasi khususnya membaca di tengah masyarakat Indonesia pada umumnya dan secara khusus di Solo masih sangat rendah.
Berbagai ide dan inovasi baru harus digali untuk menumbuhkan minat membaca di tengah pengaruh gawai yang semakin menguat.
Minggu (9/2) bertempat di CFD Slamet Riyadi, siswa siswi SMA Muhammadiyah PK mengkampanyekan budaya membaca. Kampanye budaya membaca ini jadi bagian dari Maos Corner dengan tema  “Dengan Membaca Kita Genggam Dunia
Minat masyarakat dalam membaca bisa dibangun melalui “wajah” perpustakaan yang menarik. Gerobak angkringan dipilih menjadi perwajahan perpustakaan dalam kegiatan tersebut. Gerobak angkringan atau angkringan sendiri identik dengan tempat nongkrong yang nyaman yang disukai semua kalangan. Hal itulah yang mendasari mengapa gerobak angkringan dipilih untuk penyajian rak buku bacaan. Diharapkan dengan tampilan seperti itu dapat menarik semua kalangan untuk membaca buku.
Dalam angkringan baca tersebut menghadirkan aneka ragam buku bacaan yang menarik minat terutama anak-anak. Untuk menambah kenyamanan, disediakan juga alas untuk lesehan sambil membaca buku agar anak-anak betah menghabiskan waktu untuk membaca.

Tujuan lain dalam kegiatan Maos Corner ini adalah mengenalkan budaya kratif melalui seni. Beberapa kelompok ekstra kurikuler juga dilibatkan dalam kegiatan yang bertempat di depan Kantor Disnaker Kota Solo tersebut. Salah satunya adalah kelompok ekskul musik hadir membawakan beberapa lagu-lagu kekinian untuk menarik perhatian pengunjung di Car Free Day Slamet Riyadi tersebut.

Anak-anak kecil yang hobi melukispun semakin senang untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut karena mereka dapat melukis pada media pouch kanvas yang disediakan oleh panitia.

Lathifah, selaku ketua pelaksana dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Dia juga menceritakan bahwa adanya Maos Corner ini tujuan utamanya adalah meningkatkan budaya literasi dan warga sekolah khususnya. Jika sudah sukses di tingkat internal sekolah, diharapkan agar mampu memberi inspirasi kepada masyarakat sekitar. (Mekar)