Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Peluncuran Buku “Nalar Futurology Maroon” Warnai Pelantikan IMM Shabran dan IMM Muhammad Abduh

Affiq, Editor: Sholahuddin
Rabu, 18 Februari 2026 11:58 WIB
Peluncuran Buku “Nalar Futurology Maroon” Warnai Pelantikan IMM Shabran dan IMM Muhammad Abduh
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Suasana peluncuran buku “Nalar Futurology Maroon” karya kader IMM Shabran. [Humas].

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pelantikan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS berlangsung khidmat di Auditorium Moh. Djazman UMS, Senin (16/2/2026).

Momentum ini sekaligus dirangka dengan peluncuran buku Nalar Futurology Maroon, karya intelektual kolektif kader IMM Shabran yang menghadirkan refleksi pemikiran kritis tentang keislaman, kemanusiaan, dan tantangan zaman kontemporer.  Acara tersebut dihadiri pembina pondok, pengurus IMM, serta kader IMM Shabran dan kader IMM Muhammad Abduh. Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pelantikan kepengurusan baru, dilanjutkan dengan agenda peluncuran buku yang menjadi simbol kesinambungan antara kaderisasi organisatoris dan tradisi intelektual.

Launching buku dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan oleh Kepala Pondok Shabran UMS, Yayuli, bersama Dwi Kurniadi selaku Kepala Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) IMM Shabran 2025 sekaligus editor dan penggagas karya tersebut. Dalam sambutannya, Yayuli menegaskan pentingnya menjaga tradisi literasi di kalangan kader mahasiswa.  “Gerakan literasi seperti ini harus terus dirawat, karena kader yang kuat secara intelektual akan mampu menjaga arah perjuangan organisasi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (17/2/2026). Ia menilai lahirnya buku ini menjadi tanda bahwa pengaderan tidak berhenti pada aktivitas struktural, melainkan juga bergerak dalam penguatan gagasan dan pemikiran.

Sementara itu, Dwi Kurniadi menuturkan bahwa Nalar Futurology Maroon merupakan hasil dari proses panjang diskusi, refleksi, dan pergulatan ide yang hidup di ruang-ruang kaderisasi.  “Buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan, tetapi jejak pemikiran kader yang ingin membaca zaman dengan nalar yang jernih, kritis, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.  Ia menjelaskan bahwa buku tersebut ditulis oleh sejumlah kader dengan latar belakang keilmuan beragam sehingga menghadirkan perspektif multidisipliner yang saling melengkapi.

Menurutnya, karya ini lahir dari kegelisahan intelektual kader terhadap berbagai fenomena sosial dan tantangan peradaban modern.  “Ini adalah karya nelayan intelektual IMM Shabran dalam mengentaskan para kader dari degradasi intelektual sekaligus kemerosotan moral ideologi IMM yang mulai terkikis,” tegas Adi.

Ia menambahkan bahwa istilah futurology dalam judul buku bukan dimaksudkan sebagai ramalan masa depan, melainkan kesadaran kritis untuk membaca kemungkinan sejarah dan merancang arah perubahan.  Lebih lanjut, Adi menilai momentum launching yang bertepatan dengan pelantikan kepengurusan baru memiliki makna filosofis.  “Organisasi tanpa gagasan akan kehilangan arah, sedangkan gagasan tanpa gerakan hanya akan menjadi wacana. Buku ini adalah titik temu antara keduanya,” katanya.

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi ruang dialog intelektual yang terbuka, baik di kalangan kader IMM maupun mahasiswa secara umum.  Menurutnya, kehadiran buku ini merupakan bentuk ikhtiar kolektif dalam merawat tradisi berpikir kritis di tengah arus pragmatisme yang semakin kuat.  “Kami ingin kader tidak hanya menjadi pembaca realitas, tetapi juga penafsir zaman yang mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setiap tulisan di dalam buku merupakan refleksi tanggung jawab moral intelektual kader terhadap masa depan umat dan bangsa.  Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak kader IMM menyambut positif peluncuran buku tersebut karena dinilai mampu menjadi referensi diskusi ilmiah dan pengayaan literasi kader.

Beberapa peserta bahkan menyatakan minat untuk mengkaji isi buku dalam forum kajian lanjutan di lingkungan komisariat maupun komunitas akademis.  Peluncuran Nalar Futurology Maroon menjadi penegasan komitmen IMM Shabran UMS untuk terus menghidupkan tradisi intelektual sebagai fondasi gerakan mahasiswa.

Dengan menggabungkan semangat kepemimpinan organisatoris dan produktivitas keilmuan, kader diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Momentum pada Senin (16/2/2026) itu, lanjutnya, sekaligus menegaskan bahwa kader IMM tidak hanya bergerak dalam aktivitas struktural, tetapi juga aktif melahirkan gagasan yang relevan, reflektif, dan transformatif bagi perkembangan zaman.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan, PCA Colomadu Gelar Evaluasi Program Kerja Tahunan

COLOMADU, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Colomadu, Kab. Karanganyar, menggelar Evaluasi Program Kerja, Sabtu (1/8/2026), di MI Muhammadiyah Gedongan, Colomadu. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk...

IMM Jateng Luncurkan “SAPA Immawati” sebagai Ruang Aman Pelaporan dan Edukasi Kekerasan Berbasis Gender

SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Bidang IMMawati Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah meluncurkan Website Safe Space Immawati (SAPA Immawati) dalam rangkaian pembukaan Sekolah Gender,...

FORSAKADA Tinjau RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Dukung Health Tourism Kota Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan kerja dan hospital tour dari pengurus dan anggota Forum Staf Ahli Kepala Daerah (FORSAKADA) Provinsi Jawa...

Pengurus Baru KM3 DPD IMM Jateng Dilantik, Fokus Rekonstruksi Arah Dakwah

SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (KM3) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah resmi melantik pengurus baru periode 2026–2028 di...

Sekolah Gender DPD IMM Jateng Dorong Kader Perempuan Aktif di Ruang Publik

SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Bidang IMMawati Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah menggelar Sekolah Gender, Politik, dan Demokrasi di Hotel Laras Asri,...

Ustaz Dwi Jatmiko: Setiap Manusia Beriman Pasti Pernah Terluka

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ustaz Dwi Jatmiko menyampaikan materi “Hati Bercahaya Melepas luka, Mengobati Hati” saat mengisi Kuliah Subuh Muhammadiyah Gajahan, Kota Solo, di TK ABA, Patang Puluhan,...

Awalussanah MIM Digdaya Bolon, Wakil Dekan FKIP UMS Tekankan Adab Lebih dari Sekadar Prestasi

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Miftakhul Huda, hadir sebagai keynote speaker dalam Awalussanah...

Inovasi SafeTKI Antar Mahasiswa UMS Raih Silver Medal JDIE 2026 di Jepang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Tim mahasiswa UMS meraih Silver Medal pada ajang Japan Design, Idea, &...

Prodi Ilmu Komunikasi UMS Perluas Jejaring Internasional hingga Afrika Selatan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan University...

Sambut Tahun Pelajaran Baru, SMP Muliska Perkuat Profesionalisme Guru

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah 5 Surakarta (Muliska) menggelar Workshop Pembelajaran sebagai bagian dari persiapan menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di...

Pandangan Muhammadiyah tentang Tahlilan dan Esensi Takziah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Perbincangan mengenai tradisi tahlilan kembali mencuat setelah sejumlah unggahan di media sosial menampilkan keluhan keluarga yang sedang berduka karena merasa terbebani menyediakan...

Kader IMM Didorong Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Krisis ekologis bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Karena itu, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didorong...