
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam mendukung perlindungan dan layanan kesehatan sivitas akademika melalui sinergi dengan BPJS Kesehatan. Komitmen tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional dan Kuliah Tamu yang menghadirkan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-68 UMS sekaligus Milad ke-1 Rumah Sakit A.R. Fachrudin sebagai rumah sakit pendidikan UMS. Seminar nasional diikuti oleh mahasiswa dan sivitas akademika, khususnya dari rumpun kesehatan, serta dihadiri jajaran pengelola rumah sakit Muhammadiyah-’Aisyiyah dan sejumlah perwakilan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU). Direktur Rumah Sakit A.R. Fachrudin Prof. EM Sutrisna, dalam laporannya menyampaikan, seminar nasional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi UMS dengan BPJS Kesehatan sekaligus memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai sistem pembiayaan dan pelayanan kesehatan nasional.
Ia menjelaskan bahwa UMS memiliki komitmen untuk memastikan seluruh mahasiswa memperoleh perlindungan kesehatan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan. Komitmen tersebut diperkuat melalui kebijakan Rektor UMS yang mencakup kepastian mahasiswa memiliki BPJS Kesehatan, memastikan status kepesertaannya aktif, serta memfasilitasi pendaftaran bagi mahasiswa yang belum memiliki BPJS Kesehatan. “Pak Rektor telah mengeluarkan SK yang menjamin tiga tadi, memastikan mahasiswa itu punya BPJS, BPJS-nya aktif, dan sekaligus mahasiswa yang belum punya BPJS didaftarkan oleh UMS,” jelasnya.
Setiap tahun, UMS juga menyetorkan data mahasiswa baru kepada BPJS Kesehatan Cabang Surakarta untuk dilakukan pengecekan kepesertaan. Mahasiswa yang belum memiliki BPJS Kesehatan selanjutnya difasilitasi untuk melakukan pendaftaran secara kolektif oleh UMS. Selain itu, UMS mengimbau mahasiswa yang memiliki fasilitas kesehatan tingkat pertama di luar wilayah Jawa Tengah atau Pulau Jawa untuk mempertimbangkan pemindahan fasilitas kesehatan ke wilayah Surakarta. Hal tersebut dilakukan agar mahasiswa lebih mudah memperoleh akses layanan kesehatan selama menjalani studi di UMS.
Kesehatan dan Pendidikan
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno, menegaskan bahwa Muhammadiyah melalui Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah memberikan perhatian serius terhadap dua bidang utama, yakni kesehatan dan pendidikan. “Keduanya dipandang sangat penting dan tidak bisa dipisahkan, dan itulah keduanya yang menjadi roh dakwah Muhammadiyah dan ’Aisyiyah,” ungkapnya. Ia berharap kehadiran Direktur Utama BPJS Kesehatan dapat memberikan wawasan baru bagi sivitas akademika UMS mengenai perkembangan sistem jaminan kesehatan nasional.
“Mohon berkenan memberikan insight baru, penyegaran baru. Prinsip UMS tadi sudah dilaporkan komit, sangat komit terhadap peran serta kontribusi dari lebih dari 40.000 mahasiswa UMS itu untuk menjadi bagian dari warga BPJS di wilayahnya,” tuturnya. Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito, dalam pemaparannya menjelaskan mengenai perkembangan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta tantangan keberlanjutan pembiayaan kesehatan di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa ekosistem JKN melibatkan berbagai unsur dalam konsep pentahelix, yakni pemerintah, peserta, pelaku usaha, akademisi atau pakar, serta media massa. Kolaborasi antarpihak dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan program JKN.
“Di hadapan saya ini kita adalah komponen pentahelix ekosistem JKN: pemerintah, peserta, pelaku usaha, akademisi para pakar, termasuk media massa yang secara bersama-sama berkolaborasi melaksanakan program JKN ini,” jelasnya. Menurutnya, BPJS Kesehatan saat ini telah memiliki sekitar 285 juta peserta dengan tingkat kepesertaan mencapai sekitar 98 persen. Namun, ia menekankan bahwa tantangan berikutnya adalah memastikan peserta tersebut memiliki status kepesertaan yang aktif.
Dalam konteks UMS, Prihati mengapresiasi komitmen universitas dalam memastikan mahasiswa memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif. Ia mendorong agar mahasiswa baru UMS yang belum memiliki kepesertaan BPJS dapat segera didaftarkan dan diaktifkan. “Saya setuju, Pak Direktur Rumah Sakit, Pak Rektor. Setiap mahasiswa yang mendaftar UMS, tolong BPJS-nya aktifkan,” ungkapnya. Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok usia produktif juga perlu mendapatkan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan. Kepesertaan yang aktif dinilai penting agar mahasiswa dapat mengakses layanan kesehatan ketika membutuhkan.
Seminar nasional tersebut sekaligus menjadi ruang diskusi bagi sivitas akademika UMS dan pengelola rumah sakit Muhammadiyah dan ’Aisyiyah untuk memperoleh pemahaman mengenai regulasi, pembiayaan, pelayanan, serta arah pengembangan JKN di Indonesia.
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Hadirkan Priority Floor, Utamakan Privasi dan Kenyamanan Pasien
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- RS PKU Muhammadiyah Surakarta resmi membuka Priority Floor bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional, Jumat (4/9/2026). Layanan baru tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman berobat...
Semarak HUT ke-81 RI, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Perkenalkan Priority Care
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- RS PKU Muhammadiyah Surakarta memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia dengan rangkaian kegiatan yang menggabungkan semangat kemerdekaan, kebersamaan, kepedulian sosial, dan penguatan pelayanan kesehatan....
Mahasiswa Profesi Fisioterapi UMS Skrining Skoliosis Remaja di Lima Posyandu Tawangsari
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar edukasi kesehatan postur tubuh sekaligus skrining skoliosis dan forward head posture (FHP) bagi remaja...
Mengelola Stres
Mengelola stres bukan sekadar membuat pikiran lebih tenang, tetapi merupakan salah satu pilar utama kebugaran dan kesehatan. Dalam ilmu psikologi kesehatan dan psikoneuroimunologi (psychoneuroimmunology), stres...
Hari Anak Nasional, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Ajak Orang Tua Lebih Pahami Perasaan Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Tim Stunting menggelar sharing session...
Transformasi Digital Berbuah Prestasi, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Sabet Penghargaan SBBI 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Best Hospital Digital Experience dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI)...
Mahasiswa Farmasi Didorong Ciptakan Inovasi Kesehatan yang Berdampak
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya mendukung lahirnya inovasi bidang kesehatan melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From...
Seminar Nasional UMS, dr. Gia Pratama Tekankan Pentingnya Kenali Gejala Serangan Jantung
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menguatkan komitmennya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From Pharmaceutical...
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Perluas Dukungan Layanan Kesehatan Mental Kota Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta memperkuat dukungan terhadap program kesehatan masyarakat Kota Surakarta melalui penguatan kerja sama dengan Posyandu Plus, program yang diinisiasi...
Mahasiswa UMS Sabet Gold Award di Malaysia dengan Nanospray Luka Diabetes
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prestasi internasional kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional...
IMM FKG UMS Edukasi Warga Sondakan Jaga Pola Hidup Sehat Usai Lebaran
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat pasca Lebaran menjadi fokus utama dalam kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) yang digelar Pimpinan Komisariat (PK) IMM Az-Zahrawi...
KBGO Dinilai jadi Ancaman Serius Kesehatan Mental
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Adam Malik Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan komisariat Averroes Fakultas Teknik (FT) UMS...






