Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right

Workshop Analisis Kebijakan dan Implementasi Program Penurunan Stunting

Tim Redaksi, Editor: Sugiharko Sahid
Selasa, 7 Juni 2022 17:12 WIB
Workshop Analisis Kebijakan dan Implementasi Program Penurunan Stunting
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - kegiatan Workshop Analisis Kebijakan dan Implementasi Program Penurunan Stunting

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – “Untuk mencapai hasil strategi nasional penurunan stunting, maka hal yang sangat penting adalah komitmen dari semua lini dari tingkat pusat hingga tingkat desa, terlebih desa juga memegang peran yang sangat penting.” Hal tersebut disampaikan oleh Tri Hastuti Nur Rochimah, Sekretaris Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dalam kegiatan Workshop Analisis Kebijakan dan Implementasi Program Penurunan Stunting, Selasa (7/06/2022).

Dalam acara yang berlangsung secara hybrid tersebut Tri menyampaikan bahwa dengan adanya SDG’S desa maka semua desa memiliki andil dalam penurunan stunting, belum lagi karena semua kementerian juga mempunyai program di tingkat desa. Desa menurut Tri juga memiliki alokasi dana desa yang bisa digunakan untuk penurunan stunting.

Tri melanjutkan bahwa isu stunting masih menjadi PR di beberapa Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia. Tri menyebutkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia adalah sebesar 24.4% atau 5.33 juta balita berdasarkan SDGI pada tahun 2021. Sedangkan target penurunan stunting yang diharapkan pemerintah adalah di bawah 14% pada tahun 2024. Angka yang sangat tinggi ini tentu harus menjadi perhatian semua untuk bekerjasama menurunkannya.

Berbicara mengenai upaya penurunan stunting maka disebut Tri bahwa perubahan perilaku masyarakat adalah salah satu poin yang penting dan disini bisa menjadi peran kuat yang dilakukan ‘Aisyiyah. “Perubahan perilaku masyarakat membutuhan dukungan yang sangat kuat dari kita semua yang memiliki tangan dan komunitas di akar rumput seperti ‘Aisyiyah maka ‘Aisyiyah mempunyai peran penting untuk merubah perilaku terkait pemenuhan gizi di keluarga dan penurunan stunting,”jelasnya.

Hingga saat ini ‘Aisyiyah disebut Tri memiliki enam strategi dalam upaya penurunan stunting yakni penguatan kepemimpinan perempuan, pemberdayaan di komunitas, pemenuhan akses layanan, pelibatan tokoh agama, dukungan keluarga, dan advokasi. Salah satu inisiatif yang sudah dilakukan ‘Aisyiyah di komunitas adalah pembentukan Rumah Gizi.

“Rumah Gizi adalah upaya mewujudkan peningkatan status gizi dan pencegahan stunting serta mengembangkan ketahanan pangan dan kedaulatan pangan berbasis komunitas,” terang Tri. Mengapa kerja di tingkat komunitas begitu penitng untuk dilakukan ‘Aisyiyah ? Tri menyebutkan bahwa berdasarkan pembelajaran upaya penurunan stunting di beberapa negara, bahwa pendekatan komunitas dalam penurunan stunting menjadi penting apalagi di tengah masyarakat Indonesia yang bersifat komunal.

Pungkas Bahjuri Ali, Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian Bappenas RI menyampaikan bahwa anak-anak dengan stunting akan memiliki dampak yang tidak sedikit bahkan akan terasa pada jangka panjang. “Balita yang sekarang ini secara umum di Indonesia 15 tahun mendatang dia hanya akan tumbuh dengan mengembangkan sebesar 54% dari potensi yang seharusnya dimiliki penyebabnya salah satunya adalah karena masalah stunting.” Dengan dampak yang demikian besar maka menurutnya bagaimana generasi masa depan akan dapat bersaing di kancah global. “Perlu percepatan penurunan stunting yakni 10.4% dalam tiga tahun atau 3.5% per tahun untuk mencapai target RPJMN,” ungkap Pungkas.

Dengan dampak yang akan terasa pada jangka panjang, maka Pungkas menyebut bahwa penurunan stunting menjadi program prioritas nasional di bidang kesehatan bersama dengan penurunan kematian ibu dan reformasi sistem kesehatan nasional.

Eny Gustina, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN sangat menekankan pendekatan multisektor dan multipihak dalam upaya penurunan stunting. Kerjasama tersebut menurutnya dilakukan oleh pemerintah, swasta, perguruan tinggi, masyarakat, dan media. ‘Aisyiyah menurutnya dapat mengambil peran dari kelompok masyarakat yang merupakan partisipasi masyarakat Sipil serta Perguruan Tinggi melalui Tri Darma Perguruan Tinggi yang dimiliki Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Acara yang digelar oleh Program Inklusi Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah ini mengundang Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Timur; Dinas PPKB dari Kolaka, Banjar, Lahat, Hulu Sungai Utara, dan Nganjuk; Dinas DPPKBP3A dari Muna Barat, Banyuasin, Tasikmalaya, dan Bojonegoro, serta tim program dan Majelis Kesehatan di Wilayah dan Daerah program Inklusi ‘Aisyiyah.

Melalui Program Inklusi, ‘Aisyiyah bekerja di 5 Provinsi dan 10 Kabupaten/Kota yang bekerjasama dengan The Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia dan Pemerintah RI melalui Bappenas dalam isu penguatan kepemimpinan perempuan untuk pemenuhan akses kesehatan dan ekonomi salah satunya adalah berkontribusi dalam penurunan stunting. (*)

Berita Terbaru

SD Muhammadiyah PK Banyudono Borong Tiga Piala FLS3N Tingkat Kecamatan

BANYUDONO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono memborong tiga piala dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Banyudono yang...

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Teliti Risiko Jatuh Pasien Diabetes, Dosen UMS Raih Penghargaan di IPTRS Bangkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Rosella Komala Sari, meraih penghargaan Outstanding Oral Presentation dalam International Physiotherapy Research Symposium...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Tiga Santri PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Sambi Gondol Juara 2 MTQ Boyolali 2026

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Sambi meraih Juara 2 pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) cabang Syarhil Qur’an tingkat Kabupaten...

Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...

Semarak Hardiknas 2026, SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Lomba Senam hingga Bazar Market Day

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah 1 Solo menggelar Semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 bertajuk Sound and Soul Festival selama dua hari, Senin–Selasa (27–28/4/2026). Seluruh...

Touring hingga River Tubing di Kali Pusur, PDPM Solo Pererat Soliditas Antarcabang

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surakarta menggelar silaturahmi bertajuk Pertemuan Pemuda Muhammadiyah se-Surakarta, Ahad (26/4/2026), di Taman Banyu Gemblinding, Polanharjo, Klaten. Kegiatan...